TAMBANG | MITRANEGERI.COM - Pasca kasus mati mendadaknya puluhan ternak kerbau warga pada Minggu kemarin (25/09), di Desa Kuapan Kecamatan Tambang membuat keresahan ditengah masyarakat, khususnya dilingkungan Kecamatan Tambang.
Ketika itu, Kapolsek Tambang bersama Personil Polsek Tambang mendapat laporan tersebut langsung menuju TKP (tempat kejadian peristiwa/perkara). Didampingi Tim Puskeswan Kecamatan Tambang dan Kampa telah melakukan pengecekan atas kasus yang menimpa kematian mendadak ternak kerbau warga.
Alhasil Senin (26/09/2022), Kapolsek Tambang Iptu Mardani Tohenes SH MH diwakili Bhabinkamtibmas Desa Kuapan Bripka Fero Marantika melaksanakan pendampingan bersama Tim Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar yang dipimpin oleh Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet Drh Deyus Herman.
Dalam hal ini, dilakukan penyuntikan vitamin kepada hewan ternak kerbau akibat terindikasi adanya penyebaran virus Septicaemia Epizootica atau yang disebut dengan penyakit ngorok. Demikian dijelaskan Kapolsek Tambang saat dikonfirmasi awak media melalui Bhabinkamtibmas Bripka Fero Marantika.
"Penyuntikan vitamin kepada hewan ternak kerbau dilaksanakan di salah satu kandang kerbau milik Bapak Zulkarnain di Dusun 3 Ujung Pandang Desa Kuapan." Ungkap Bripka Fero.
Disela kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Kuapan Polsek Tambang juga melakukan penyemprotan disinfektan terhadap kandang kerbau milik warga setempat. "Guna mencegah penyebaran virus Septicaemia Epizootica atau Penyakit Ngorok pada hewan ternak kerbau diwilayah hukum Polsek Tambang, khususnya disetiap desa binaan." Ujarnya.
Drh Deyus Herman (Kabid Keswan dan Kesmavet Kampar) didampingi Drh Guswandi (Staf Keswan Kampar), Drh Eko Cahyono (Kapuskeswan Tambang), Drh.Dedy Rian (Kapuskeswan Kampar), Desri hamzah Spt (Petugas Lapangan Puskeswan Tambang), Alexander Spt (Staf Puskeswan Tambang), Eka Nurkumala Sari, SH (Staf Puskeswan Tambang), Yulia Novita, Spt (Staf Puskeswan Tambang), Babinsa Desa Kuapan Serka Samsurizal dan Aparat Desa Kuapan beserta Pemilik Hewan Ternak.
Ditambah Kapolsek Tambang melalui Bhabinkamtibmas Bripk Fero Marantikan, "Kita menghimbau kepada warga atau pemilik hewan ternak Kerbau dan Sapi, agar tidak tertular virus SE (Septicaemia Epizootica) atau Penyakit Ngorok. Supaya menjaga hewan ternaknya di kandang dan tidak dilepas untuk sementara waktu. Kemudian melakukan pencegahan dengan Vaksinasi SE melalui Puskeswan setempat." Tutupnya.
***hasbi


