Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rahmadani, SH, melalui Kanit Reskrim Iptu Supriadi, SH kepada media wartawan pada Minggu (06/08/2023) membenarkan kejadian ini.
Korban sudah meninggal dunia dengan posisi jasadnya tergantung di kebun sawit tempat dia bekerja, Peristiwa tersebut pertama kali diketahui abang korban pada hari Minggu (06/08/2023) korban ikut bekerja dengan pamannya di kebun sawit. Setelah waktu siang paman korban pindah kerja ke kebun sebelah dan meninggalkan korban sedirian.
Setelah sore, sekira jam 17.00 WIB paman korban mau pulang kerumah, paman koban tidak menemukan korban di tempat dia berkerja, dan Paman korban menyuruh Abang korban untuk mencari di kebun sawit sebelah paman nya bekerja.kemudian abang korban melihat adeknya sudah dalam keadaan tergantung, dan saat itu Abang korban memanggil pamannya ngasih tau adeknya ini tergantung.
Kemudian paman korban melapor ke perangkat desa setempat dilanjut melaporkan peristiwa ini ke polisi. Petugas langsung datang ke lokasi melakukan proses lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan saksi bahwa korban tinggal bersama paman dan bibinya, sebelum kejadian korban pernah bercerita kepada bibik nya, ayahnya sudah bercerai dengan ibunya, jadi ibunya mau menikah lagi. “malu aku bik, ibu ku udah tua mau nikah lagi, lebih baik aku pergi atau bunuh diri, kata korban kepada sang bibi.
Kapolres Kampar, AKBP Ronald Sumaja melalui Kapolsek Kampar Kiri, Kompol H Rahmadani SH mengatakan bahwa saat ini Personil Polsek Kampar Kiri tengah berada di lokasi kejadian dan menggelar proses evakuasi korban.
Penulis : MHA
