SIAKHULU | MITRANEGERI.COM - Pasca tenggelamnya salah seorang warga Desa Pangkalan Baru Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Selasa sore (13/09) di Lubuk Kuali aliran Sungai Kampar saat sedang melakukan aktifitasnya dalam mencari ikan sehari-hari.
Namun ironis, diketahui korban bernama Umas tenggelam saat memasang tali rawai (sebutan daerah) sebagai penankap ikan. Dan sontak membuat warga setempat heboh dalam kepanikan.
Kemudian mendapat informasi tersebut, Tim Tagana Kabupaten Kampar dipimpin oleh Ketua Harian Tagana Kabupaten Kampar, Suherman Eka Surya bersama 5 Personil langsung menuju tempat kejadian tenggelam warga Desa Pangkalan Baru Kecamatan Siak Hulu.
Dikatakan Suherman saat dikonfirmasi wartawan (14/09) menjelaskan, "korban sudah ditemukan sekira jam 4 sore tadi (14/09) sejak dilakulan pencarian kemarin sore (13/09). Dan sudah dibawa kerumah duka korban tenggelam di Desa Pangkalan Baru."
"Kami bersama Tim SAR Provinsi Riau dibantu masyarakat setempat melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai kampar radius sepanjang 2 kilometer dari titik awal korban tenggelam." Ujar Ketua Harian Tagana Kampar.
Ditambahkan Suherman, "kita menggunakan dua unit perahu Tagana dan Basarnas serta perahu masyarakat setempat. Dan pihak kepolisian juga hadir turut membantu proses pencarian korban tenggelam."
"Pihak keluarga diketahui menolak korban untuk dilakukan autopsi., dan keluarga ingin langsung dilakasanakan pemakaman korban bernama Umas sesegeranya dengak selayaknya." Tutup Suherman Eka Surya saat hendak kembali ke Ibukota Kabupaten Kampar usai menutup proses pencarian korban tenggelam.


